Close

5 September 2019

Piatek Bicara Soal Kutukan Nomor Punggung 9 AC Milan, Benar Adanya

Piatek

Peluang Menang – Semenjak era Filippo Inzaghi, penyerang AC Milan yang mengenakan jersey bernomor punggung 9 selalu tertimpa kemalangan. Kini Krzysztof Piatek sedang coba membuktikan kebenaran mitos tersebut. Dulu, Inzaghi beserta nomor punggung sembilannya kerap membuat jantung pertahanan lawan was-was. Tidak jarang hadir gol-gol penentu dari kaki pria yang kini sedang merintis karir sebagai pelatih tersebut.

Semenjak dirinya pergi jersey nomor 9 itu dikenakan oleh banyak striker hebat seperti Alexandre Pato, Fernando Torres, hingga Gonzalo Higuain. Nama terakhir begitu kembali ke pelukan Juventus, sudah kembali tajam setelah sempat melempem bersama Milan. Kini nomor keramat tersebut diberikan kepada Piatek yang tampil moncer pada musim kemarin. Meski baru bergabung di tengah-tengah berjalannya musim, pria asal Polandia tersebut mampu membukukan 11 gol dari 23 penampilan di semua ajang.

Piatek

Ada Yang Percaya Kutukan

Piatek sendiri mengaku senang bisa mengemban nomor keramat tersebut pada musim ini. Namun beberapa rekan setimnya kerap memintanya untuk tidak lagi mengenakannya. Pasalnya, dalam dua laga terakhir Piatek belum lagi mencetak gol.

“Pelatih berkata kepada saya bahwa itu hanya lelucon, namun ada beberapa orang yang menganggap ini serius,” ujar Piatek saat berbincang dalam kanal Youtube asal Polandia, FootTruck. “Di ruang ganti setelah laga melawan Brescia, saat bola hampir melewati garis, rekan setim saya menyalahkan nomor 9 itu. Tapi saya selalu ingin bermain dengan seragam itu,” Berita di langsir MAXBET.

Baca Juga : Romelu Lukaku Jadi Korban Ejekan Rasis, Ini Reaksi Pelatih Inter Milan

Bek Lebih Dilindungi

Ia nampak tak percaya dengan kutukan itu. Jika ia masih tak kunjung mencetak gol pada musim ini, itu karena budaya pertahanan Italia yang sangat kuat. Bahkan ia menilai wasit Italia lebih melindungi bek ketimbang penyerang. “Ada beberapa situasi, seperti melawan Cesena [dalam laga uji coba], di mana para bek menahan saya dengan kedua tangannya, seperti sebuah pertarungan,” tambahnya.

“Rasanya aneh, di Italia wasit lebih melindungi pemain bertahan ketimbang penyerang,” tandasnya. Piatek bisa kembali mencoba peruntungannya untuk memecah telur pada musim ini saat AC Milan bertemu Verona di ajang Serie A tanggal 16 September mendatang. Laga tersebut berlangsung di markas Verona, Marcantonio Bentegodi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *