Close

3 Juli 2019

Ketika Gol Roket Lionel Messi Menghancurkan Brasil di Semifinal

Lionel Messi

Peluang Menang –  Lionel Messi pernah mempersembahkan hal berharga untuk Timnas Argentina. Punya kenangan indah ketika jumpa timnas Brasil di laga akbar.Partai besar bakal dihadapi Lionel Messi saat timnas Argentina menantang timnas Brasil pada semifinal Copa America 2019.

Partai besar bakal dihadapi Lionel Messi saat timnas Argentina menantang timnas Brasil pada semifinal Copa America 2019. Bukan kali ini saja sang superstar bersua Tim Samba dalam babak empat besar sebuah turnamen akbar. Ia pernah mencicipi momen manis sewaktu jumpa Brasil pada semifinal Piala Dunia U-20 edisi 2005. Lionel Messi, yang kala itu masih berumur 17 tahun, menyumbang satu gol untuk membantu kemenangan 2-1 Tim Tango di Utrecht.Pemilik lima Ballon d’Or itu membuka keunggulan Argentina pada menit ketujuh lewat gol cantik.

Dari luar kotak penalti lawan, Messi melepaskan tembakan roket yang bersarang di pojok gawang.Messi juga menyumbang sepasang gol yang menjadi penentu kemenangan 2-1 timnya atas Nigeria pada pertandingan final.Hari-hari Messi semakin terasa indah dengan dianugerahi Bola Emas dan Sepatu Emas di ujung kompetisi. Kali ini, 14 thaun setelah duel di Utrecht, apakah Messi bisa kembali membuat momen magis? Menarik untuk dinantikan.

Lionel Messi

Lionel Messi Langka Tak Gocek 5 Pemain Lawan pada Sebuah Laga

Di langsir dari berita MAXBET Tak ada yang meragukan kepiawaian Lionel Messi dalam mencetak gol maupun melakukan aksi individu mengelabui pemain musuh. Namun, kemampuan Messi tersebut bak tenggelam ditelan bumi pada Copa America 2019. Dalam urusan menciptakan gol, Messi baru mengoleksi satu yang datang dari penalti. Padahal, Messi rata-rata melepaskan tiga tembakan per pertandingan.

Akan tetapi, rataan tembakan Messi dari dalam kotak penalti sekadar 1,3 dalam tiap pertandingan. Lebih mengenaskan lagi karena Messi sebetulnya melahap 360 menit alias selalu tampil penuh dalam empat partai Copa America 2019.Catatan Lionel Messi dalam menggocek pemain lawan juga biasa-biasa saja. Messi hanya melakukan rata-rata 3,3 gocekan per laga.

Kendati demikian, seluruh anggota skuad timnas Argentina tetap mengasihi  Messi.Hal ini dikonfirmasi oleh pelatih Argentina,  “Para pemain sangat mencintai Messi sehingga kadang-kadang mereka mengatakan ingin memenangi turnamen hanya untuk Messi, Scaloni. Pemain terbaik dalam sejarah sepak bola kekurangan trofi bersama Argentina. Akan tetapi, kami semua ingin menang, bukan hanya Messi,” tutur Scaloni menambahkan.

Lionel Scaloni juga memberikan pembelaan terhadap performa  Messi di Copa America 2019. Kita terbiasa melihat Messi mencetak tiga gol dalam setiap pertandingan dan menggiring bola melewati lima pemain. Kata Lionel Scaloni. Namun, kami meminta dia melakukan sesuatu yang berbeda dan kami senang dengan kinerja yang ditunjukkannya,” ucap Scaloni lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *