Close

2 September 2019

Cristiano Ronaldo Pamer Gaya Selebrasi Baru, Sindir VAR

Cristiano Ronaldo

Peluang Menang –  Selebrasi gol baru cristiano ronaldo sindir Var. Partai seru tersaji saat dua tim papan atas Serie A, Juventus dan Napoli, bentrok di Allianz Stadium, markas Juventus. Pertandingan itu berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan tim tuan rumah. Selain gol bunuh diri Kalidou Koulibaly pada menit ke-92 yang membuat Juventus memastikan raihan tiga poin, selebrasi gol Ronaldo dalam laga ini juga jadi sorotan.

Cristiano Ronaldo mencetak gol ketiga Juventus, pada menit ke-62, untuk membuat Nyonya Tua unggul 3-0. Setelah merobek jala Napoli kawalan kiper Alex Meret, seperti biasa megabintang asal Portugal itu berselebrasi. Namun, selebrasinya kali ini tak seperti biasa. Alih-alih melakukan selebrasi iconic “sii-nya” ia justru terkesan kalem. Biasa saja. Sesuatu yang jarang terjadi setelah ia menjebol gawang tim lawan. Apalagi gol ke gawang Napoli ini merupakan gol pertamanya di Serie A musim 2019-2020.

Cristiano Ronaldo

Banyak pihak melabeli “selebrasi kalem” itu dengan “selebrasi ala VAR”, yakni merayakan gol, namun lebih kalem karena bisa saja gol tersebut lantas dibatalkan wasit setelah melihat tayangan di VAR. Hal ini diyakini sebagai sentilan Ronaldo, mengacu apa yang terjadi pada match day pertama Serie A musim ini kontra Parma. Pada pertandingan melawan Parma di Stadio Ennio Tardini itu, Ronaldo sempat mencetak gol kedua buat Juventus. Ia lantas berselebrasi “sii” dan kembali melanjutkan permainan. Namun, beberapa saat kemudian wasit membatalkan gol tersebut setelah tayangan VAR menunjukkan gol tersebut tak sah lantaran Ronaldo melakukan pelanggaran offside. Juventus tetap menang dengan skor 1-0, namun Cristiano urung mencatatkan namanya di papan skor.

Babak Kedua

Ketika babak kedua baru berjalan lima menit, Cagliari membuat fansnya bersorak. Mendapat umpan lambung dari Nahitan Nandez, sundulan Joao Pedro masuk ke gawang Inter Milan yang dikawal Samir Handanovic. Enam menit setelahnya, Robil Olsen melakukan penyelamatan gemilang di bawah mistar gawang Cagliari. Dia menangkap tembakan Stefano Sensi yang dilepaskan dari dalam kotak penalti.

Baca Juga : Juventus Sepakat Beli Penyerang Han Kwang-song Korea Utara

Sensi kembali mengancam gawang Cagliari pada menit ke-60. Sayangnya, akurasi sepakan Sensi dari jarak jauh mengenai tiang gawang.Inter Milan mendapat penalti pada menit ke-70 setelah Sensi dijatuhkan oleh Fabio Pisacane di kotak terlarang. Romelu Lukaku yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya menjebol gawang CagliariMenit ke-83, Lukaku kembali mengancam gawang Cagliari. Sayangnya, sepakan eks striker Manchester United itu tidak menemui sasaran. Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Inter Milan.

Drama di Akhir Pertandingan

Sementara duel kontra Napoli berjalan seru, lantaran runner-up musim lalu itu mampu menyamakan skor menjadi 3-3 hanya dalam durasi 15 menit. Bahkan dua gol Napoli, gol pertama dan kedua, hanya dicetak dalam tempo dua menit saja, menit ke-66 dan 68′. Satu gol lagi tercipta pada menit ke-81. Namun, petaka terjadi lantaran Koulibaly justru salah dalam mengantisipasi tendangan bebas Miralem Pjanic. Koulibaly berusaha mencoba menghalau bola, namun justru masuk ke gawang sendiri. Kemenangan ini membuat Juventus untuk sementara memuncaki klasemen Serie A dengan poin enam, memasukkan lima gol dan kebobolan tiga gol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *