Close

20 Mei 2019

Analisis Peluang Menang : Taktik Liverpool Kalahkan Man City

Analisis Peluang Menang Taktik Liverpool Kalahkan Man City

Peluang Menang – Di Liga Champions. Mereka Berpeluang Menang Manchester City 3-0 dalam pertandingan di Anfield, Kamis WIB. Dalam laga ini seperti tes laga Januari lalu. Di tempat sama, The Reds juga membungkam City 4-3. Mereka hingga saat ini menjadi satu-satunya tim yang mampu mengalahkan kru itu di Liga Inggris.

Analisis Peluang Menang Taktik Liverpool Kalahkan Man City

Taktik Yang Di Selidiki Oleh Peluang Menang Dari Tim Liverpool

Gaya itu kembali dipakai Liverpool: pakai serangan langsung, gunakan kekuatan rangka ketika lawan menguasai judi bola.

Guardiola, yang tampaknya masih dibayangi kekalahan Januari kemudian, memilih mengubah formasi normalnya untuk peluang menang. Raheem Sterling digeser jadi stok dan Ilkay Gundogan menjadi starter.
Pelatih asal Spanyol tampaknya ingin supaya timnya lebih menutup lini tengah. Saat ditanya urusan perubahan taktik tersebut sesuai laga, ia menjawab singkat, “Kami kalah 3-0. ”

Taktik gebrak langsung ala Liverpool tampaknya berbuah manis.

Di babak pertama, Manchester City sama sekali bukan mampu mengarahkan wahid pun tendangannya ke tiang Liverpool. Di babak ini, The Reds unggul berkat gol Mohamed Salah (12), Alex Oxlade Chamberlain (20), dan Sadio Mane (31).

Kehadiran Salah dan Mane, serta Roberto Firmino, bisa dianggap jadi pembeda Liverpool daripada klub lain. Ketiganya berpadu jadi campuran yang tajam dan menjadi senjata ampuh untuk meredam City dari akarnya. Ketiganya mampu menekan pertahanan City, sehingga gagal mengikuti pola ideal untuk membangun serangan lewat umpan-umpan pendek dari lini belakang.

“Anak-anak di lini depan sangat luar biasa bagus, ” kata Jurgen Klopp, pelatih Liverpool. ” Anda melihat pemain bagus & penuh kepercayaan diri sebagaimana (Nicolas) Otamendi, (Vincent) Kompany, memainkan back-pass di bawah tekanan mereka. ”
Tekanan daripada trio striker tersebut dibantu performa apik tokoh dalam lini tengah. James Milner, yang sering tampil pada bawah rata-rata. Silam itu menawan dan memberikan assist untuk dua poin pemimpin. Jordan Henderson, yang mendapat kartu kuning jadi akan absen di leg ke-2, adalah seorang superior lini tengah.
Adapun Alex Oxlade-Chamberlain, tampil seperti pemain berbeda ketimbang saat sedang membela Arsenal.

Bek daksina Trent Alexander-Arnold menjadi bulan-bulanan ofensif City.

Tapi, tokoh berusia 19 tahun tersebut berhasil mengatasi dengan tuntutan dengan baik. Ia pula menunjukkan keberanian untuk maju membantu terjangan.
Lini pertahanan Liverpool juga seperti sudah menemukan solusi terbaiknya, secara kehadiran Virgil van Dijk.

Ramuan Liverpool itu makbul untuk meredam Manchester City. Tapi, masih ada laga kedua, di Etihad Stadium minggu depan. Di ajang Permufakatan Inggris, Oktober dan kemudian, Liverpool hancur 5-0 di tempat sama. Jadi, persaingan ke-2 menyunggi belum benar-benar setelah meski Liverpool telah unggul 3-0.

Baca Juga : Manchester City Mengukir Sejarah Baru Dengan Menjuarai Piala FA 2018-2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *